Buah Kelapa Bermassa 400 Gram Jatuh Dari Pohonnya Seperti Gambar

Buah Kelapa Bermassa 400 Gram Jatuh Dari Pohonnya Seperti Gambar

(Lembaga Service Bulutangkis)

Rumus Energi Teknisi

Energi teknisi
adalah penjumlahan antara energi potensial dan energi gerak, maka rumus energi mekanik adalah kombinasi antara rumus
energi potensial
dengan rumus
energi kinetik. Rumus energi kinetik adalah sebagai berikut:

Em = Ep + Ek

Embaran:
Em: Energi insinyur (joule)
Ep : energi potensial (joule)
Ek : Energi kinetik (joule)

Energi mekanik berkaitan sedarun dengan hukum kelestarian energi. Hukum kekekalan energi berbunyi  :

Energi tak dapat diciptakan ataupun dimusnahkan, energi hanya dapat diubah bentuk berbunga lembaga energi satu ke bentuk energi yang tak“.

Rumus pada syariat kekekalan energi boleh ditulis:

Em = Ep + Ek = taat
Em1 = Em2
Ep1 + Ek1 = Em2 + Ek2
m1.g.h1 + 1/2 m1.v12
= m1.g.h2 + 1/2 m1.v22

Pesiaran:
m1 : massa benda (kg)
h1 : Ketinggian benda pada posisi awal
h2 : Ketinggian benda pada posisi penutup
v1 : kecepatan mulanya benda
v2 : kecepatan penghabisan benda

Eksemplar soal

Soal 1

Apel dengan massa 300 gram anjlok mulai sejak poho sreg ketinggian 10 meter. Jika besar gravitasi (g) = 10 m/s2, hitunglah energi teknikus sreg memanjatkan perkara!

Diketahui:


massa benda : 300 gram (0,3 kg)
gravitasi g = 10 m/s2
ketinggian h = 10 m

Ditanyakan:

Energi teknisi (Em) apel

Jawab:


Benda jatuh dan bukan diketahui kecepatannya, maka energi kinetik (Ek) diasumsikan bernilai nol (Ek = 0)

Em = Ep + Ek

Em = Ep + 0

Em = Ep
Em = m.g.h
Em = 0,3 kg . 10 .10
Em = 30 joule

Kesimpulan:

Energi ahli mesin nan dimiliki oleh memanjatkan perkara nan merosot tersebut adalah 30 joule.

Soal 2

Sebuah buku bermassa 1 kg jatuh pecah konstruksi. Ketika drop ke persil, kederasan buku tersebut yakni 20 m/s. Berapakah tinggi gedung tempat buku terjatuh jika nilai g = 10 m/s2?

Baca :   Cara Minum Buah Lo Han Kuo

Diketahui
:

komposit m = 1 kg
kecepatan v = 20 m/s
gravitasi g = 10 m/s2

Ditanyakan
:

Ketinggian gedung (h)

Jawab


Em1 = Em2
Ep1 + Ek1 = Ep2 + Ek2
m1.g.h1 + 1/2 m1.v12
= m1.g.h2 + 1/2 m1.v22

Ep = maksimum
Ek1 = 0 (karena buku belum mengalir)
Ep2 = 0 (karena kiat mutakadim berada di kapling dan bukan punya ketinggian)
Ek2 = maksimum
m1.g.h1 + 0 = 0 + 1/2 m1.v22

1 x 10 x h = 1/2 x 1 x 202
10 x h = 200
h = 200/10
h = 20 meter

Inferensi

Jadi, ketinggian gedung panggung pokok terjatuh adalah setinggi 20 meter.

Cak bertanya 3

Sebuah benda bermassa 1 kg dilempar secara vertikal ke atas dengan kecepatan awal adalah 20 m/s. Apabila akselerasi gaya tarik bumi g = 10 m/s2, maka keluhuran benda saat energi potensialnya sama dengan tiga perempat energi kinetik maksimumnya yakni … ?

Diketahui
:

massa m = 1 kg
Kecapatan awal (V1) = 20 m/s percepatan grafitasi g = 10 m/s2
Ep = 3/4 . Ek maksimum

Ditanyakan:

Keluhuran benda saat Ep = 3/4 . Ek maks

Jawab:


Benda berputar ke atas (vertikal), maka energi kinetik maksimum benda adalah detik awal gerak kecepatan benda dilemparkan.
Ek maks = Ek awal
Ek maks = 1/2.m.v12

Ek maks = 1/2.1.(20)2

Ek mask = 200 joule

Ketinggian benda dapat dihitung sebagai berikut:
Ep = 3/4. Ek maks
m.g.h = 3/4 (200)
1.10.h = 150
10h = 150
h = 15 meter.

Penali:

Jadi, ketinggian benda saat energi potensial benda sama dengan tiga perempat energi kinetik maksimum adalah 15 meter.

Buah Kelapa Bermassa 400 Gram Jatuh Dari Pohonnya Seperti Gambar

Source: https://sumber.belajar.kemdikbud.go.id/repos/FileUpload/Energi%20Mekanik-BPSMG/materi1.html

Check Also

Yongki Komaladi Asli Dan Palsu

Yongki Komaladi Asli Dan Palsu Simple dan buat kita sempat takdirnya komoditas ini tuh Cosrx …