Busuk Buah Pada Gambas

Busuk Buah Pada Gambas

Dengan EM4, Biji zakar Oyong Rimbun dan Sehat

  • 07 Mei 2018

  • 03:47 WITA

  • Perkebunan Organik

Sayur oyong alias sayur tumis gambas tidak asing lakukan ibu-ibu rumah tangga. Rang buahnya berwarna yunior, panjang bulat, bersiku-belokan kulitnya persisten layaknya katus sedangkan dagingnya lunak dan halus.Tak berbeda dengan dagangan lainya, sayuran ini comar menghiasi setiap padagang sayur baik di pasar, di belengkokan ujung kronologi, di  komplek-komplek perumahan, apalagi  perantau sayur keliling, sudah tentu ada.

Oyong sangat mudah dimasak dengan rasanya yang khusus, oyong banyak dikonsumsi masyarakat. Bagian yang dapat dimakan adalah buah muda. N domestik literatur kesehatan,oyong banyak mengandung vitamin A, vitamin B dan vitamin C.   Ketola kembali bisa menjadi obat glikosuria (kencing manis),enteritis, asma hingga meningkatkan air susu ibu (ASI). ‘’Saya lagi menyusui nih, makanya saya besar perut masak sayur ketola dicampur dengan sayur katuk dan jagung,’’ tutur Inah seorang ibu muda, ampean Sobirin pemilik tegal oyong di Kabupaten Tulang Dasun Lampung.

Melihat oyong yang masih cukup umur dan segar-cegak, Inah langsung memetik beberapa bikin dimasak. Rencananya siang nanti Sobirin sang suami, ingin menuai gambas yang sudah lalu siap kerjakan dijual.’’Ya lumayan pak, oyongnya besar-osean dan sehat,’’katanya sambil bersiap-siap pergi ke ladang.

Ketola yang intern bahasa latinnya
Luffa acutangula
 atau
ridged gourd, disebut juga gambas. Tanaman ini termasuk intern famili Cucubitaceae, terbit bermula India, namun telah beradaptasi baik di Asia Tenggara termasuk Indonesia. Putaran yang dapat dimakan dari gambas merupakan buah akil balig, daunnya digunakan bakal lalap atau dapat juga digunakan kerjakan peminta demam. Tanaman oyong merupakan tanaman setahun dan bertunas dari dataran rendah hingga dataran tinggi, dapat ditanam di sawah.

Baca :   Manfaat Masker Buah Bit Untuk Wajah

Oyong adalah  tanaman  yang merambat. Tanaman ini  membutuhkan iklim yang cengkar, dengan ketersedian air yang cukup sejauh periode. Lingkungan merecup komplet di daerah nan bersuhu 18-240C, kelembaban 50-60%. Untuk mendapatkan hasil yang optimal, tanaman gambas membutuhkan petak yang makmur, bergerak-gerak, banyak mengandung bokashi, beraerasi dan berdrainase baik, serta n kepunyaan pH 5,5-6,8. Tanah nan paling kecil hipotetis adalah jenis lahan liat berpasir, seperti tanah latosol dan aluvial.‘’Sayuran di sini rata-rata organik yang menggunakan teknologi EM4,’’alas kata Sobirin pasca- sampai di kebun oyong tak jauh bersumber berpangkal rumahnya.  Menurutnya, bertani dengan sistem organik memperalat teknologi EM4 lebih menguntungkan karena enggak menggunakan pupuk kimia nan harganya semakin mahal.

Adam nan bersahaja ini juga tak canggung-segan berbagi ilmu tentang budidaya sayuran oyong hingga berakibat tumbuh subur serta menghasilkan ketola yang besar-besar. Kuncinya dengan menggunakan teknologi EM4 dalam pengolahan tanah, pemupukan serta preservasi pokok kayu.  Pada  pengolahan Lahan, menggunakan  sistem korok tanam.
Lahan dicangkul sampai gembur. Buatlubang tanam dengan matra 20 x 60 cm ataupun 20 x 10 cm. Masukanpupuk bokashi 1 kg/lubang tanam. Jika sistim bedengan.
Tanah dicangkul setakat kenyet-kenyut, kemudian buat bedengan dengan ukuran lebar 260 cm, panjang disesuaikan.

Sebelum ditanam, mani direndam dengan hancuran EM4 dengan sosis 1-3 cc masing-masing liter air selama 30 – 60 menit, kemudian dikeringkan dengan kaidah diangin-anginkan (jangan terkena cerah matahari langsung).  Kemudian semen ditanam dalam terowongan, kemudian disiram dengan EM4 dengan dosis 1- 3 cc masing-masing liter air.

Untuk pemeliharaan, sepekan setelah tanam, semprotkan EM4 dengan dosis 1-2 liter/ha, yang dilarutkan dalam air 100 – 200 liter setiap 1-2 pekan sekali pada kapling dan tubuh tumbuhan.

Baca :   Manfaat Buah Nanas Untuk Organ Intim Wanita

Kerumahtanggaan memeliharatanaman, pemasangan rambatan atau palas-palas dilakukan saattanaman berusia 10-15 hari setelah tanam. Para-para boleh berbentuk A, setengah lengkung, lengkungan maupun persegi panjang.Bila diperlukan untuk pemangkasan pada tanaman gambas yangdaunnya terlalu rimbun. Penyiraman dilakukan disesuaikan dengankondisi tumbuhan. Penyiangan disesuaikan dengan keadaan gulma,dapat dilakukan secara manual dengan tangan maupun cangkul.

Hama yang menyerang tanaman oyong adalah tawon patera, ulat mago grayak, ulat petak, lalat buah, tembelang daun,uap air bubuk antraknos, layu basil dan virus mosaik. Buat mengatasi serangan hama teradat dibuat racun hama organik dengan teknologi EM4. Mangsa – bahannya EM4   : 100 ml, Molase/ sakarosa   : 10 ml/ ½ ons, Alkohol 40 %   : 100 ml, Cuka makan / cuka aren   : 100 ml, air basuhan beras yang pertama   : 1000 ml, jahe, lengkuas, kencur, kunyit, temulawak, temugiring,   masing-masing 1 jemari jempol tangan, daun mindi/nimba   : 1-2 ons, brotowali/antawali   : 10 cm dan enggak-enggak.

Cara pembuatannya, hancurkan semua target rempah-rempah dengan memperalat alat penumbuk atau blender. Lakukan membantu proses penumpasan dengan blender, gunakan air cucian beras yang pertama. Selepas semua bahan rempah lebur, pemerolehan ke dalam botol atau  jerigen (termasuk ampasnya). Masukkan lagi bahan-bulan-bulanan yang tidak secara berurutan. Dimulai dari cuka bersantap maupun cuka aren, alcohol, molase ataupun gula dan anak bungsu larutan EM4. lalu kocok secara merata. Simpan dalam suhu kolom, dalam kondisi jambangan atau jerigen tertutup. Kocok setiap pagi dan magrib tahun. Bentang tutup botol untuk membebaskan gas yang terbimbing sejauh proses fermantasi berlantas. Minus lebih 15 waktu, pengocokan dihentikan maupun setelah tidak suka-suka gas yang terbentuk. Biarkan lagi selama 7 hari, hijau pestisida organik bisa digunakan. Madya dosisnya, campurkan pestisida organik EM4 sebanyak 5 – 10 ml/liter air, sebaiknya disemprotkan pada sore hari menjelang rawi terbenam atau pada malam tahun.

Baca :   Kenapa Ingus Bau Telur Busuk

Dijamin wereng pokok kayu oyong kabur dan lain cak hendak datang lagi. Setelah tebak-kira 3 bulan oyong siap dipanen. Ciri-ciri umum buah gambas nan siap dipanen antara bukan yaitu buah berdosis maksimum, enggak terlalu tua, belum berotot, dan mudah dipatahkan. Produksi biji pelir gambas setiap pokok kayu mencapai 15-20 buah atau 8-12 ton tiap-tiap hektar. Buah oyong mudah rusak sehingga pengemasan yang baik diperlukan cak bagi memanjangkan daya simpan, terutama jika untuk pengiriman jarak jauh. Pada suhu 12-16oC, biji kemaluan oyong bisa disimpan sebatas 2-3 minggu.

Sobirin kini bisa bernapas plong, buram pengetaman pokok kayu oyongnya sesuai dengan bagan dengan hasil nan memuaskan. Dan bisa menyantap sayur ketola bikinan istrinya nan lewat legit bagi makan siang nanti. Jadi tunggu terlebih, ingin biaya murah dalam budidaya oyong? Pakai  EM4 saja, karuan berhasil.***

Busuk Buah Pada Gambas

Source: https://www.emindonesia.com/index.php/read/995/dengan-em4-buah-oyong-rimbun-dan-sehat#!

Check Also

Yongki Komaladi Asli Dan Palsu

Yongki Komaladi Asli Dan Palsu Simple dan buat kita sempat takdirnya komoditas ini tuh Cosrx …