Cara Menanam Jeruk Limo

Cara Menanam Jeruk Limo

Silakan
klik catatan yang bercelup dramatis
lakukan
mengaram penjelasan lengkap/detailnya.

Jeruk Limo / Limau

Nama Tanaman : Sitrus Limo / Limau
Nama Ilmiah (Spesies) : Citrus amblycarpa
Nomor Tanaman : 361
Dataran : Minus – Tinggi
Unjuk Semi : 6 – 10 hari
Panen Pertama : 1 – 2 tahun
Mandu Menyelamatkan :
Metode A

(ayo klik)
Kerubungan :
Jeruk Limo / Limau
Nama Inggris : Lime (Citrus amblycarpa)


Jeruk Limo / Limau

Cara Mengetanahkan Benih/Biji
Jeruk Limo / Lemon
di Pot/Pekarangan/Halaman

Ikhtisar
(Metode A) :
Benih/biji Jeruk Limo / Lemon
perlu direndam
air kudrati (suhu kamar, 20-26 C) selama 2 jam. Kemudian proses
germinasi
(perkecambahan), selanjutnya
disemai
di tempat dihinggapi kirana mentari sewaktu, dan yunior kemudian
ditanam
serta
dirawat.
Semen
mengasingkan tunas
6 – 10 periode,
panen pertama Jeruk Limo / Limau
menginjak 1 – 2 tahun.

Secara ringkas
seluruh tahap-tahap menanam benih/poin
Jeruk Limo / Limau
seperti berikut ini.

  • Mengacapi
    Benih Sitrus Limo / Limau
    • Rendam biji Sitrus Limo / Limau dengan
      air bersih (suhu kamar, 20-26 C) sepanjang 2 jam.
    • Air bagi merendam sebaiknya
      air kemasan
      alias
      air matang.
    • Momen akhir perendaman, jika ada poin yang masih rapung, buanglah.
    • Rampas biji menggunakan
      saringan dan cuci
      dengan air bersih (air matang).
    • Air matang
      adalah air yang sudah direbus dan dapat diminum langsung.
    • Tiriskan/entaskan
      (biarkan di udara terbuka sampai kering seorang).

  • Germinasi
    Angka/Benih Jeruk Limo / Limau
    • Siapkan tisu/kapas/perca/handuk kertas cak bagi tempat germinasi.
    • Lembabkan dengan menunggangi air sprayer halus.
    • Air bakal melembabkan sebaiknya
      air kemasan
      alias
      air matang.
    • Rebut sejumlah benih dan
      letakkan di atasnya.
    • Tutup dengan tisu/kapas/kain/handuk kertas lainnya yang sudah lalu dilembabkan
    • Masukkan ke kocek plastik dan tutup rapat.
    • Letakkan kantong plastik di tempat
      binar (mendapat kirana matahari).
    • Periksalah setiap musim, sesuaikan kondisinya bila dibutuhkan.
    • Biji Jeruk Limo / Limau berkecambah setelah
      6 – 10 hari.
    • Seandainya kecambahnya mencapai 1,1 – 2,1 cm, pindahkan ke sarana semai.

  • Penyemaian
    Benih Jeruk Limo / Limau
    • Siapkan kancah penyemaian (riil nampan, tray, perunggu keluaran, dsb).
    • Episode bawahnya harus diberi gorong-gorong secukupnya buat sirkulasi air.
    • Sehari sebelum semai, isi dengan ki alat semaian sampai 3/4 nya.
    • Komposisi media semai = tanah : pasir/sekam : kompos = 1 : 1 : 1.
    • Masukkan benih Jeruk Limo / Limau
      yang merecup
      ke media semaian dengan kedalaman 1,0 – 1,9 cm.
    • Sebagian tunasnya
      harus muncul di permukaan tanah.
    • Semprotkan air yang halus (gunakan spray).
    • Letakkan bekas persemaian di kancah
      yang terjangkit semarak surya serempak.
    • Tuntun medianya agar
      tidak kering dan tidak berlebih basah.
    • Semprotkan air halus 1-2 kali sehari bila medianya kering.
    • Persemaian diakhiri pasca-
      memiliki 3 – 5 helai daun.

  • Penanaman
    Ekstrak Jeruk Limo / Limau
    • Siapkan
      bekas/medan menguburkan
      (jambangan samudra, drum, dsb)
    • Pot/drum harus diberi liang di bagian bawahnya.
    • Masukkan batu-batu kecil mudahmudahan lubang bukan tersumbat tanah.
    • Sehari sebelum tanam, isi botol/drum dengan media tanam hingga 3/4 nya.
    • Tata letak sarana tanam = tanah : pasir/sekam : humus = 2 : 1 : 1.
    • Setelah bibit Jeruk Limo / Limau memiliki 3 – 5 helai daun,
      pindahkan ke jambangan/drum.
    • Caranya: Buat gua terlebih lampau di botol/drum.
    • Cabut konsentrat beserta persil di sekitar akarnya.
    • Masukkan ke lubang dengan posisi agak gelap, tambahkan tanah di sekitarnya.
    • Letakkan jambangan/tahang
      di tempat kirana
      namun aman dari hujan angin.
    • Pasca-
      bertunas daun yunior, letakkan pot/drum
      di tempat terbuka.
    • Bikin konservasi terhadap tanaman Jeruk Limo / Limau

  • Merawat
    Tanaman Jeruk Limo / Limau
    • Jika media tanam menjurus kering, siram 2 boleh jadi sehari, pagi dan sore.
    • Jika media tanam menentang lembab, curah 1 kali sehari, pagi atau burit.
    • Lakukan perabukan sesuai visiun pada kemasan masing-masing cendawan.
    • Pasanglah ajir (penyangga) ketika mutakadim tumbuh sekitar 15 – 21 cm.
    • Jarak ajir dengan tanaman sekitar 5 – 10 cm.
    • Lakukan penyulaman jika pati tumbuh tidak ideal atau rusak atau mati
    • Cak bagi

      penyiangan

      jika tumbuh

      gulma
      .
    • Kerjakan

      pembumbunan

      sekiranya tanah di selingkung tanaman tergerus
    • Semprotkan racun serangga dan akarisida belaka jika diperlukan (terserang hama).
    • Semprotkan fungisida hanya kalau diperlukan (terserang keburukan).

  • Panen
    Sitrus Limo / Limau
    • Panen Jeruk Limo / Limau sudah dapat dilakukan
      1 – 2 tahun.

    Penjelasan Prinsip Budidaya (Menanam)
    Sitrus Limo / Limau

    Penjelasan lengkap
    seluruh tahap-tahap mengetanahkan benih/biji Jeruk Limo / Limau seperti di sumber akar ini.

    Daftar Isi

    (klik di bawah ini)



    Menggenangi

    Benih/Biji



    Germinasi

    Benih/Biji



    Penyemaian

    Benih/Poin



    Penanaman

    Bibit



    Merawat Tanaman/Tumbuhan



    Panen Pertama

    Merendam
    Benih Sitrus Limo / Limau

    Rendam angka Jeruk Limo / Limau dengan
    air zakiah (suhu kamar, 20-26 C) selama 2 jam
    dengan harapan bakal mematahkan masa dormansi benih (membangunkan benih sekaligus mempercepat berkecambah).
    Air nan digunakan kerjakan merendam sebaiknya
    air kemasan
    atau
    air matang
    (air yang sudah lalu direbus dan bisa diminum).

    Baca :   Cara Mengatasi Batuk Alergi

    Selepas radu direndam
    selama 2 jam, selanjutnya ambil nilai/benih memperalat
    saringan dan cuci dengan air asli (air matang),
    lalu
    tiriskan/entaskan
    (biarkan di udara mangap sampai kering seorang, ataupun boleh kembali diangin-anginkan (dihembuskan angin/kipas angin) agar cepat kering), setelah itu buat proses selanjutnya.


    Tulisan khusus:

    momen pengunci merendam
    benih/nilai Jeruk Limo / Lemon, ada skor yang rapung dan ada nan tenggelam. Biji yang mengapung umumnya boncel peluangnya kerjakan menyingkirkan tunas (tidak berarti lain bisa sama sekali). Oleh karena itu detik meniriskan skor/jauhar, pisahkan benih yang mengapung dan nan tenggelam.

    Ingat, rapung atau tenggelamnya angka
    jangan dilihat saat tadinya merendam, tetapi dilihat momen akhir mengairi.

    Jika persediaan benih/biji beliau banyak, maka buang belaka benih yang mengapung tersebut. Hanya jika anda sahaja memiliki kurang sperma, jangan dibuang, ki ajek saja bagi proses selanjutnya, karena ada prospek mani tersebut tetap dapat bersemi/berkecambah.

    Germinasi
    Nilai Jeruk Limo / Lemon

    Germinasi sperma alias perkecambahan benih adalah proses membuat kiranya benihnya membebaskan tunas (berkecambah).

    Siapkan tempat germinasi (tempat untuk mani/biji Jeruk Limo / Limau bertunas/berkecambah) antara tidak
    tisu
    alias
    kain
    ataupun
    tuala kertas
    maupun
    kapas, dan
    kocek plastik yang bisa ditutup.

    Caranya: ambil wadah germinasi (tisu / kapas / tiras / handuk kertas),
    kemudian
    lembabkan wadah germinasi
    tsb menggunakan air sprayer halus. Memadai lembab semata-mata, jangan sebatas ada air menggenang hendaknya biji/benih lain berjamur atau busuk.

    Air cak bagi melembabkan tisu/kapas/karet/handuk kertas sebaiknya
    air kemasan
    alias
    air menguning.

    Ambil sperma Jeruk Limo / Limau yang sudah lalu direndam dan ditiris, kemudian
    letakkan benih di atas wadah germinasi
    dengan jarak yang beres, dan
    tutup dengan tisu / kapas / reja / handuk kertas lainnya yang sudah lalu dilembabkan.

    Selanjutnya
    masukkan tisu/kapas/kain/handuk kertas
    yang sudah mandraguna skor Jeruk Limo / Limau
    ke kerumahtanggaan kantong plastik
    dan
    tutup rapat kantong plastik
    tsb.

    Jika menggunakan tisu, maka gunakan 2-3 tisu yang ditumpuk agar tidak berlebih tipis wadah germinasinya.

    Kemudian letakkan plastik di medan
    terang
    yakni tempat nan
    mendapat kurat matahari berbarengan namun terhindar dari guyuran hujan,
    misalkan di dekat lubang angin kaca, maupun di teras rumah yang terlindung bersumber hujan angin sedarun.

    Periksalah setiap hari
    dan sesuaikan kondisinya bila dibutuhkan.
    Sekiranya tisu/kapas/kain/handuk kertasnya mengering, tambahkan satu atau dua tetes air.
    Jika muncul jamur atau bintik-noktah hitam pada suatu benih, cabut benih tersebut dan bersihkan jika memungkinkan. Namun jika sulit dibersihkan, maka buanglah angka tersebut.

    Seandainya ternyata seluruh biji di n domestik terserang jamur, tambahkan kurang fungisida.

    Benih/biji Jeruk Limo / Limau akan mengeluarkan tunasnya (berkecambah) setelah
    6 – 10 hari.
    Hari yang dibutuhkan masing-masing benih Jeruk Limo / Lemon untuk bertunas memang tidak seragam, karena bergantung semenjak kualitas masing-masing mani, serta mileu/kondisi di sekitar masing-masing semen tsb.

    Jika benih/biji Jeruk Limo / Lemon sudah
    muncul kecambah/tunasnya sekitar 1,1 – 2,1 cm, maka pindahkan mani yang sudah bertunas tersebut ke media semai/tanam.

    Penyemaian
    Benih Jeruk Limo / Limau

    Persiapkan wadah semaian (tempat cak bagi penyemaian) yang dapat berupa nampan, tray, polibag, jambang, kaleng alumnus, dsb.

    Nan wajib diperhatikan dalam penggunaan palagan semai yakni
    penggalan bawah palagan harus diberi lubang seadanya
    kerjakan kelancaran sirkulasi air (agar kelebihan airnya keluar terbit panggung tersebut, sehingga media semainya enggak becek ataupun kelebihan air).
    Boleh lagi bagian samping bermula bekas tersebut diberi lubang untuk lebih memperlancar sirkulasi air.

    Persiapkan media semainya yang dapat konkret fusi persil, pasir atau sekam bakar, dan humus alias pupuk kandang dengan rasio 1 : 1 : 1 atau 2 : 1 : 1.

    Di pasaran sudah banyak tersedia
    alat angkut tanam tunggal
    (sudah riil campuran kapling dsb) yang bisa digunakan sekaligus untuk menyemai jauhar tersebut.

    Sebelum menggunakan sarana tanam
    yang dibeli di pasaran, sebaiknya media tanam tersebut
    dibuka sampai-sampai dulu selama 1 masa
    di palagan teduh / termengung yang
    terlindung semenjak sinar matahari bertepatan
    dan hujan abu. Tujuannya bakal meredakan hawa merangsang yang ada di dalam kemasannya, barulah kemudian media tanam tsb siap digunakan.

    Yang terpenting,
    pada saat bibit/sperma bertunas Sitrus Limo / Limau
    dimasukkan ke media semaian, media semainya harus
    “kenyet-kenyut (tidak padat dan keras)”, sehingga akar susu bibit/benih yang akan merecup nantinya leluasa menembus media semai tsb.

    Sehari sebelum menebar sperma Jeruk Limo / Lemon yang mutakadim bertunas, masukkan alat angkut tanam ke wadah semai (tray / jambangan / polibag). Seterusnya basahi terlebih lalu media tanam, dan upayakan sarana tanam dalam kondisi gembur (bukan padat).

    Baca :   Cara Hitung Deposito Bank Bri

    Kemudian
    masukkan benih merecup ke ki alat tanam
    dengan kedalaman 1,0 – 1,9 cm. Kaidah memasukkannya dengan membuat korok kecil bahkan silam sedalam 1,0 – 1,9 cm, lebih jauh jauhar bertunas diletakkan di kerumahtanggaan lubang tsb
    dengan posisi akar di radiks dan tunasnya di atas.
    Kemudian tutupi benihnya dengan media tanam (lahan) di selingkung benih merecup tsb, dimana
    sebagian tunasnya harus muncul di permukaan tanah.

    Jika
    runyam melepaskan benih tumbuh
    dari tisu/kapas/kain/handuk kertasnya akibat
    akarnya melilit tisu/kapas/perca/handuk kertas,
    atau kawatir akarnya patah saat dilepaskan dari tisu/kapas/tiras/handuk daluang. Maka
    sobek alias gunting cuma tisu/kapas/karet/handuk kertas di sekitar benih
    nan bertunas, dan letakkan benih tsb di dalam lubang bersama tisu/kapas/reja/handuk kertasnya. Nanti tisu/kapas/kain/handuk jeluang tsb akan peroi menjadi tanah.

    Jika menggunakan tray eksklusif penyemaian, semoga setiap kotak
    memadai diisi 1
    benih/skor Jeruk Limo / Limau.

    Selepas itu, guyur dengan jerkah air yang halus (sebaiknya menggunakan organ sprayer).

    Letakkan medan persemaian di wadah
    terang
    yaitu palagan yang
    ketularan pendar matahari langsung belaka terhindar berasal guyuran hujan abu,
    misalkan di sanding perputaran udara gelas, atau di teras rumah yang terlindung dari hujan angin langsung.

    Bikin perawatan persemaian yang menghampari
    penyiraman, penjarangan esensi,
    serta
    pencegahan hama
    dan
    masalah.

    Bibit di persemaian harus mendapatkan air yang cukup dan integral cak bagi pertumbuhannya, sehingga persemaian perlu dijaga agar
    tidak gersang dan tak terlalu basah.
    Caranya disemprot dengan semprotan air yang halus (gunakan perangkat spray), dilakukan 1 – 2 kali sehari (pagi dan sore) tersampir kondisinya. Kalau kondisi wahana tanamnya lembab, penyemprotan air layak sekali sehari, bahkan cukup 2 hari sekali. Fungsi penyiraman menuju bertambah berdampak destruktif dibandingkan kekurangan penyiraman.

    Kalau tempat persemaian tidak menggunakan tray idiosinkratis, maka perhatikan bibit nan tumbuh, apakah plus menempel atau tidak. Takdirnya terlalu bersampingan (nyaris menumpuk antar benih), maka
    kerjakan penjarangan,
    yaitu pindahkan jauhar nan terlalu rapat ke palagan enggak sedemikian rupa sehingga bukan terjadi pengumpulan.

    Komplikasi yang bosor makan menyerang bibit yang hijau tumbuh adalah rusak patera dan busuk akar. Preventif dilakukan dengan cara menjaga persemaian tidak terlalu basah serta menyemprot dengan pestisida yang sesuai.

    Pada umumnya,
    bila kelebihan pendirusan,
    maka daun akan mulai masak berasal bagian bawah. Seandainya terjadi demikian, maka
    segera hentikan penyiraman.
    Sebaliknya, bila kekurangan penyiraman, maka patera akan terbantah layu, kemudian mulai kering dan akhirnya copot. Jadi ketika daun terlihat layu, penting minus penyiramannya, dan detik patera menguning berharga faedah penyiraman.

    Setelah sari Jeruk Limo / Limau tumbuh pas lautan
    (memiliki 3 – 5 helai patera),
    maka sari tersebut
    dipindahkan ke wahana tanam
    (tempat menanam yang dipersiapkan).

    Penanaman
    Bibit Jeruk Limo / Limau

    Jika panggung/ajang untuk menanam Sitrus Limo / Limau menggunakan pot besar/lurah maka
    pot/drum harus diberi lubang di bagian bawahnya
    dan membuat sedemikian rupa agar bagian bawahnya tidak menyentuh tanah, sehingga air bukan terlalu lama berdiam di di privat polibag (dapat mengalir keluar).

    Bikin mudahnya, sebelum diberi sarana tanam (tanah), masukkan justru dulu bencana-rayuan kecil (atau belahan-rekahan provokasi) ke dalam pot/leger. Batu-godaan tersebut berfungsi sebagai penyangga media tanam sekaligus mencegah tersumbatnya lubang drainase.

    Kemudian barulah isi pot/tahang dengan alat angkut tanam sampai 75% – 85% bagian bermula botol/ngarai (artinya jangan sampai penuh).

    Wahana tanam yang digunakan dapat konkret sintesis tanah, kersik halus atau sekam bakar, dan kompos atau pupuk kandang dengan skala 1 : 1 : 1 atau 2 : 1 : 1.

    Di kodian mutakadim banyak tersedia
    media tanam eksklusif
    (sudah maujud paduan tanah dsb) nan bisa digunakan langsung buat menyemai benih tersebut.

    Sebelum menggunakan media tanam
    yang dibeli di kodian, sebaiknya media tanam tersebut
    dibuka sampai-sampai tinggal selama 1 hari
    di kancah teduh / terbuka yang
    terlindung bersumber kilauan matahari sekalian
    dan hujan abu. Tujuannya kerjakan mendinginkan hawa panas yang ada di privat kemasannya, barulah kemudian media tanam tsb siap digunakan.

    Yang terpenting,
    pron bila bibit Jeruk Limo / Limau
    dimasukkan ke media tanam, media tanamnya harus
    “gembur (tidak padat dan keras)”, sehingga akar bibit/benih nan akan tumbuh nantinya leluasa menembus media tanam tsb.

    Sehari sebelum start menanam
    atau mulai memindah bibit tanaman, masukkan terlebih dulu wahana tanam ke bekas tanam (pot osean, tahang, dsb). Kemudian siram dengan minus air agar alat angkut tanam menjadi lembab, dan upayakan seharusnya media tanam dalam kondisi kenyatkenyit (tidak padat).

    Buatlah terlebih lalu terowongan sreg wahana tanam (tanah) di pot/kanyon terkait. Gorong-gorong tersebut digunakan untuk menempatkan / mengetanahkan esensi yang telah disemai.

    Baca :   Cara Merawat Daun Bidara Arab

    Pindahkan bibit tanaman Jeruk Limo / Limau berusul persemaian yang telah
    memiliki 3 – 5 helai daun.
    Pemindahan dilakukan suatu persatu dan lapangan-pelan (membedabedakan) hendaknya lain terjadi kerusakan pada akar tunjang yang masih lemah. Caranya,
    ambil/gotong bibit dengan mengikutsertakan persil di sekitar akarnya.
    Untuk menjeput/menggotong bibit tsb bisa menggunakan sendok maupun sekop kecil/besar.

    Kemudian masukkan bibit Jeruk Limo / Limau beserta kapling di sekitarnya ke lubang yang telah disiapkan. Tambahkan sarana tanam (lahan) di sekitar bibit tersebut. Bibit harus muncul di permukaan tanah dengan posisi merembas ke atas, jika kesulitan lakukan ditegakkan, maka tekan abnormal tanahnya sebegitu rupa sehingga bibit tersebut boleh berdiri tegak.

    Setelah ditanam, semprot/curah dengan sedikit air (gunakan spray/penyemprot air nan lumat).

    Tempatkan tanaman Sitrus Limo / Limau di lokasi terang
    yang dihinggapi matahari langsung namun lain kejangkitan guyuran hujan.

    Sesudah
    munculnya recup plonco (bertaruk patera yunior)
    dan tanaman dianggap sudah kokoh, tanaman Jeruk Limo / Limau dianggap sudah lalu siap, dan seterusnya pot / polibag dapat
    ditempatkan di lokasi terbuka.

    Merawat
    Tanaman Jeruk Limo / Limau

    Perlindungan tanaman Jeruk Limo / Lemon menghampari
    penyiraman, pemupukan, pemasangan ajir/penyangga, penyulaman, pengendalian hama dan kebobrokan pokok kayu.

    Penyiraman tanaman Jeruk Limo / Limau kiranya dilakukan dengan lever-hati agar tanaman enggak kemungkus, baik daun maupun batangnya. Jika sarana tanamnya mudah gersang, maka frekuensi pendirusan sebaiknya dua barangkali sehari, yaitu pagi dan petang. Jika ki alat tanamnya cenderung lembab, maka pendirusan cukup dilakukan satu kali sehari, pagi atau sore.
    Hendaknya tidak melakukan penyiraman di siang musim,
    karena dapat menimbulkan kelayuan puas tanaman.

    Pemupukan tanaman Jeruk Limo / Limau dilakukan dengan dosis dan cara penggunaan pupuk nan disesuaikan dengan petunjuk pada kemasan masing-masing serabut.

    Pemasangan ajir (penyangga/penegak) dibutuhkan tumbuhan Jeruk Limo / Limau.

    Ajir ialah radas penegak/penyangga/perambat yang terbuat dari batang/jidar aur ataupun tiang atau telegram alias sasaran lainnya yang berfungsi laksana kancah bersandar pokok kayu, penyangga batang yang lemah, juga kancah rebahan/merambatnya pohon.

    Ajir sebaiknya dipasang setelah tanaman Jeruk Limo / Lemon merecup sekitar 15 – 21 cm. Jarak ajir dengan tumbuhan sekitar 5 – 10 cm. Pemasangan ajir yang terlambat akan mengakibatkan akar tanaman rusak.

    Dengan adanya ajir, maka tanaman Jeruk Limo / Lemon tumbuh sesuai dengan arah ajir tersebut. Momen tumbuhan telah pas tinggi atau panjang, maka segera jaras longgar tanaman ke ajir menggunakan tali rafia di beberapa bagian.

    Bila ekstrak pohon Jeruk Limo / Lemon bertaruk tidak sempurna atau tembelang atau mati, maka lekas cak bagi penyulaman (tanam juga) dengan bibit Sitrus Limo / Limau lainnya (jikalau ada).

    Bila di sekitar tumbuhan Jeruk Limo / Limau bertaruk

    gulma
    , maka lakukan

    penyiangan

    dengan membantuni gulma tersebut, juga sederum gemburkan tanah di sekitar tanaman.

    Lakukan

    pembumbunan

    plong pokok kayu Jeruk Limo / Limau, terutama jika tanah di sekeliling tanaman berangkat tergerus, atau ada akar tanaman nan unjuk ke parasan kapling. Sekali lagi momen tanaman tumbuhnya agak miring (tidak ngeri).

    Pengendalian Wereng Tanaman.

    • Wereng pokok kayu antara lain trips, kutu patera, kutu, kutu kebul, larva gerayak, dsb. Probabilitas munculnya wereng tanaman ini akan semakin tinggi sreg masa kemarau.
    • Bila satu tanaman terkena hama dan dibiarkan, maka dengan cepat tanaman lainnya kembali tertular hama tersebut, sehingga jangan dibiarkan.
    • Untuk memintasi hal tersebut, kerjakan pengendalian dengan kaidah menyemprotkan racun serangga bikin wereng insekta dan akarisida cak bagi tungau, setiap minggu sesuai dosis, jika diperlukan.

    Pengendalian Keburukan Pohon.

    • Komplikasi tanaman antara lain rebah kecambah, layu bakteri, layu (fusarium), antraknosa, busuk daun (choanephora), hawar phytophora, bercak daun (cercospora), bercak bakteri, busuk lunak bakteri, berombak kuning, dsb. Serangan penyakit tertentu yang disebabkan oleh cendawan dan patogen akan semakin tinggi pada musin hujan.
    • Sama dengan halnya dengan hama, bila suatu tanaman terkena penyakit dan dibiarkan, maka dengan cepat tanaman lainnya juga terkena penyakit tersebut, sehingga jangan dibiarkan.
    • Buat menguasai hal tersebut, bagi pengendalian dengan cara memercikkan fungisida setiap minggu sesuai dosis, seandainya diperlukan. Wahi dosisnya terdapat sreg selongsong fungisida terkait.

    Penuaian
    Jeruk Limo / Limau

    Penuaian Jeruk Limo / Lemon sudah lalu boleh dilakukan
    1 – 2 tahun.

    Waktu yang dibutuhkan masing-masing tanaman Sitrus Limo / Lemon untuk penuaian mula-mula memang tak seragam, karena bergantung dari kualitas masing-masing sperma tadinya, mileu/kondisi di sekitar per jauhar pada saat bertunas dan bertaruk, serta perlindungan pada masing-masing tanaman Jeruk Limo / Limau tsb.

    Cara Menanam Jeruk Limo

    Source: https://www.andrafarm.co.id/_andra.php?_i=0-tanaman-rinci&topik=germinasi&tanaman=Jeruk%20Limo%20/%20Limau&id=127

    Check Also

    Yongki Komaladi Asli Dan Palsu

    Yongki Komaladi Asli Dan Palsu Simple dan buat kita sempat takdirnya komoditas ini tuh Cosrx …