BungaBunga.Co.Id
– Biji kemaluan merupakan salah satu sumber vitamin yang dapat dikonsumsi oleh turunan. Pasti sekadar semua jenis biji pelir sehat dan lezat untuk dikonsumsi salah satunya merupakan jambu air. Jambu air adalah tanaman buah yang tumbuh di wilayah Asia Tenggara dan termasuk dalam suku Myrtaceae atau jambu-jambuan.

Budidaya Jambu Air

Budidaya jambu air itu seorang lalu mudah di distrik tropis seperti Indonesia. Selain budidaya cukup mudah potensi pasar di publik pun cukup besar. Banyak awam yang mengkonsumsi buah ini memakannya baik secara langsung atau sebagai lambung olahan seperti salad dan manisan.

Biji pelir jambu air adalah buah yang subur akan ki gua garba air dan suntuk menyegarkan. Biji pelir ini terjadwal internal buah musiman dan akan tersedia berlimpah di wulan-rembulan tertentu. Cak semau banyak jenis jambu air nan tumbuh dan menyebar di seluruh Indonesia.

Kaidah Budidaya Jambu Air

Varietas Jambu Air

Beberapa varietas yang dapat kita temukan di pasaran adalah:

  1. Jambu Air Cengkih
  2. Jambu Air Madu
  3. Jambu Air King Citra
  4. Jambu Air Lelawa
  5. Jambu Air King Rose
  6. Jambu Air Lilin
  7. Jambu Air Maduran
  8. Jambu Air Irung Petruk
  9. Jambu Air Kancing.

Begitu banyak, bukan? Semua jenis jambu n kepunyaan rang, tekstur dan rasa yang berbeda. Nah, kerjakan Dia nan cak hendak menggunakan peluang kulak bikin menguburkan jambu air Anda pasti perlu tahu budidaya nan tepat.

Syarat Merecup

Jambu air dapat bertunas dengan baik di daerah yang sekitar 5 meter di atas rataan laut setakat 500 meter di atas permukaan laut. Tanaman jambu air membutuhkan sorot rawi langsung dengan intensitas sekitar 40% -80% masing-masing hari. Suhu optimal buat ekspansi jambu biji yaitu 10 ° C hingga 28 ° C dengan kelembaban 50% hingga 80%.

Baca :   Bolehkan Ibu Hamil Makan Buah Duku

Pemilihan Jauhar

Saat menanam jambu air n domestik pot, Anda harus mengidas nilai jambu air yang berasal berusul hasil cangkok atau okulasi bukan dari biji. Pastikan benih jambu air yang dicangkokkan ataupun okulasi berasal berusul tanaman indung yang mutakadim menghasilkan buah. Selain itu, jambu air nan akan ditanam berumur paling 2-3 bulan.

Penyaringan Media Tanam

Media tanam untuk tumbuhan biji kemaluan Jambu Tabulampot harus ringan, berlimpah menyimpan air, porous, gembur dan bebas dari hama. Berikut ini ialah atak media tanaman yang dapat digunakan, antara lain, bakal tumbuhan biji zakar jambua air: Tanah: Pupuk kandang: sekam= 2: 1: 1.

Tahap Penanaman Pati

Siapkan benih yang sudah dipilih dari hasil okulasi. Umur bibit minimum enam bulan dengan panjang paling 50 cm dan mempunyai dua pasang daun.

  1. Siapkan pot dengan diameter 60 cm dan janjang 40 cm, yang diberi curahan hati genteng setinggi 10 cm di atas tanah.
  2. Masukkan potongan-potongan genteng ke dalam pot sehingga air keefektifan siraman dapat mudah menetes berpokok dasar pot. Tempatkan ki alat tanam kerumahtanggaan jambang plong jarak 5 cm dari tepi pot. Padatkan tanah dengan mengguncang dinding jambang, dahulu siramlah hingga cukup basah. Tunggu 2-3 hari agar media tanam mengendap dan stabil. Kemudian untuk gaung tanam tepat di perdua vas.
  3. Lempar esensi pokok kayu buah jambu air dengan memotong atau merobek polybag dengan gunting atau pisau.
  4. Perlahan masukkan benih ke privat gua tanam.
  5. Tutupi bibit buah jambu air dengan ki alat tanam hingga batas pangkal tangkai.
  6. Sirami tanaman dengan air yang cukup sampai sarana tumbuhan lembab.
  7. Kalau terlazim, pasang ajir agar tumbuhan tidak goyah dengan mudah karena angin
  8. Tempatkan Tabulampot puas tempat yang sejuk sampai muncul semi hijau.
Baca :   Cara Diet Dengan Jeruk Nipis Bagi Penderita Maag

Tahap Preservasi

Tanaman buah jambu air akan tumbuh dengan baik dan boleh menghasilkan buah lebat jika dirawat dengan moralistis. Maka dari itu karena itu, tanaman buah jambu air harus dirawat dengan penyiangan, penyiraman, pemupukan dan pemangkasan.

Penyiangan

Penyiangan dilakukan sebelum perabukan sehingga proses perabukan berjalan dengan lancar karena persil kenyet-kenyut dan gulma tidak suka-suka lagi. Gulma dapat dibersihkan dengan cangkul.

Penyiraman

Dua pekan pertama setelah tanam, tanaman jambu air muda disiram sehari sekali di senja masa. Seandainya mutakadim cukup samudra dan akarnya dalam, pokok kayu tetapi disiram setiap dua hari. Penyiraman dilakukan dengan merenjiskan semua bagian tanaman dan sarana tanam dengan air.

Fertilisasi

Fertilisasi Jambu Tabulampot terjadi sebelum dan selepas berbuntut dengan uraian sebagai berikut:

  1. Suatu rembulan pasca- tanam: gunakan rabuk Perl NPK dengan atak 25: 7: 7 dan konsentrasi 10 g / liter air. Memberikan serabut pada frekuensi 3 bulan. Gunakan dengan menyuntikkan pupuk yang dicampur ke akar tunggang pokok kayu biji zakar, piutang pupuk 1 hingga 3 liter atau disesuaikan dengan matra tanaman.
  2. Pada usia 3 bulan: Berikan pupuk mutiara dengan atak 16:16:16 dan konsentrasi 10 g / liter air. Menyerahkan serabut pada frekuensi 3 rembulan. Gunakan dengan menyuntikkan pupuk yang dicampur ke akar tanaman buah, volume pupuk 1 hingga 3 liter atau disesuaikan dengan ukuran tumbuhan.

Pemberian cendawan kandang dapat dilakukan setiap heksa- bulan. Buat reboisasi intern jambang, dibutuhkan lima kilogram saban botol, buat reboisasi di tanah 15 kg per pohon.

Pemangkasan

Pemangkasan Jambu air bisa dibagi menjadi tiga variasi:

  • Pemangkasan bentuk
    dilakukan sehabis sampai ke ketinggian 1,5 – 2 meter dengan memilih tiga atau empat batang utama, sehingga puncak pohon ditutupi oleh tanaman yang rimbun. Irisan cabang lainnya dibuat 1-2 cm bersumber tangkai utama, sehingga irisan lain merungkah gandar cangkul utama.
  • Pemangkasan Preservasi
    dilakukan pada bagian-bagian yang dipotong yakni cabang-cabang berida, sangar, terluka dan tidak pola.
  • Pemangkasan Renovasi
    dilakukan pada semua putaran pokok kayu renta yang tidak produktif, terlalu tua dan terserang hama ataupun penyakit.
Baca :   Cara Mengatasi Anyang Anyangan Saat Puasa

Pengendalian Hama dan Penyakit

Wereng Ulat

Penyebab: Ulat mago (Dasycha inclusa dan Parasa Lepida).
Gejala serangan: Daun dimakan dan menjadi berlubang dan ujung tunas dan ujung bunga nan dimakan menjadi tunggul.
Metode Pengendalian: Semprotkan ulat dengan Bayrucil 250 EC dan Basudin 60 EC sreg konsentrasi 2 ml / L air

Lalat Buah

Penyebab: Larva lalat biji pelir (Dacus dorsalis).
Gejala serangan: Buah yang erat matang copot dan membusuk, detik buahnya dibelah ada ulat atau ulat mago.
Metode Pengendalian: Basung buah dalam dompet plastik dengan diberi lubang di bagian pangkal mudahmudahan air n domestik saku atau jeluang alumnus sebagai dompet sperma tidak menggenang. Semprotkan tumbuhan setiap dua minggu dengan insektisida Thiodan 35 EC maupun Supracid 40 EC plong pemfokusan 2 cc / liter air. Cak jongkok selingkung sebulan sebelum pengetaman, dan kumpulkan dan bakar buah-buah nan anjlok bikin membunuh larva.

Ki aib Busuk (kanker layon)

Penyebab: Jamur Phythothora. Gejala terjangan:Daun menguning dan kering. Pangkal batang berwarna coklat atau hitam
Pengendalian: Gunakan fungisida sistemik, seperti Benlate atau Anvil, dengan sedikit air, dan kemudian poles dengan sikat di asal tangkai.

Proses Pengetaman

Tanaman buah jambu air tabulampot mulai berbuah plong umur 1 tahun. Bunganya berbentuk malai malai. Biji pelir jambu air berbentuk sebagaimana bola bohlam dengan daging nan lunak dan mengandung banyak air. Rasanya bermacam rupa dari manis, bersut, paduan. Bakal mencegah biji zakar jambu air terserang bersumber penyakit dan hama memalut biji kemaluan nya dengan plastik putih atau buah plastik cangkang khusus dapat digunakan.

Demikianlah pembahasan tentang
budidaya jambu air
semoga dapat bermanfaat kerjakan anda.

Baca Kembali Artikel Lainnya

  • 14 Cara Budidaya Asparagus yang Benar
  • 14 Mandu Budidaya Tanaman Karet nan Baik
  • 13 Cara Budidaya Kapulaga yang Baik dan Benar