Cara Perawatan Buah Naga Agar Cepat Berbuah

JAKARTA, KOMPAS.com –
Buah naga banyak dijumpai di murahan. Biji zakar yang mempunyai daging berwarna magenta dan putih ini pun memiliki banyak manfaat lakukan kesehatan.

Sekiranya Anda ingin menanam buah naga di rumah, Anda dapat menanamnya di botol. Caranya pun enggak terlalu berat dan lahan yang dibutuhkan tidak mesti luas.

Dilansir laman Cybex Kementerian Pertanian RI, Kamis (5/5/2022), berikut kaidah menanam biji pelir dragon di jambangan seharusnya cepat berbuah.

Baca juga: 5 Peristiwa yang Harus Diperhatikan Momen Mengebumikan Tomat di Jambang


KOMPAS.com/JUNAEDI
Rugini, peladang biji pelir dragon, di ladangnya, Desa Polewali, Kecamatan Bambalamotu, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat.

1. Persiapan lahan

Kapling bakal mengebumikan buah naga tidak terlazim luas, karena Dia akan menanamnya di pot. Bahkan, Anda boleh menanam buah naga di petak sempit seperti di pekarangan depan maupun pekarangan pantat kondominium.

Pastikan distrik tersebut jauh dari batu bermacam rupa situasi yang bisa menganggu pertumbuhannya, misalnya hewan nan akan merusak bibit buah naga.

Jauhkan pun pecah cak cakupan anak-anak untuk memastikan pertumbuhan tanaman secara optimal.

2. Siapkan sari

Bibit yang unggul akan memengaruhi hasil panen, dengan demikian usahakan memilih bibit terbaik. Anda bisa membeli sari buah dragon di toko perkebunan atau toko tanaman.

Baca pula: Bukan Usah Pusing, Ini 3 Cara Menanam Sayuran di Tipar Kecil

3. Siapkan pot

Ada beragam jenis jambangan yang dapat Anda gunakan kerjakan mengebumikan buah naga, misalnya pot benih, pot plastik, pot lempung, maupun pot nan terbuat berpunca produk-produk bekas, misalnya ember mantan, jerigen plastik bekas, dan tak-lain.

Akan tetapi, jika Beliau ingin vas yang minimum cocok digunakan seumpama media penanaman buah ular besar, maka gunakan jambangan lempung karena boleh membancang perubahan master yang drastis dari siang ke malam periode.

Baca :   Manfaat Stmj Untuk Burung

Ilustrasi buah naga, buah naga di pohon.
PIXABAY/JUEMI
Ilustrasi buah naga, biji pelir naga di pohon.

4. Gawang panjatan

Tiang penopang ialah alat yang penting dalam proses penanaman biji pelir dragon karena buah ular besar memerlukan penopang batang dan daunnya nan besar seharusnya dapat berdiri tegak.

Tiang penopang ini biasanya terbuat pecah besi beton nan berdiameter 8 setakat 10 cm. Namun, jikalau Anda enggak mempunyai besi beton, Beliau lagi bisa menggantinya dengan balok gawang segara nan tahan lama.

Baca pula: 5 Anju Menanam Anggur di Tegal Apartemen

Akan tetapi, peristiwa ini juga harus disesuaikan dengan lautan pot. Panjang papan penopang bangkai buah hantu bumi ini biasanya mengaras 150 hingga 200 cm.

5. Wahana tanam

Bahan-bahan media tanam yang perlu dimasukkan ke dalam jambang adalah ramal, tanah, cendawan kandang dan kompos. Campurkan semua media tersebut ke dalam botol.

Beri air sebaiknya media tanam tetap lembap, lewat biarkan selama sehari kemarin.

6. Reboisasi bibit

Sebelum memakamkan bibit, diskriminatif bakal konsentrat biji kemaluan naga nan bagus. Untuk bibit biji kemaluan naga hendaknya diambil dari batang yang tua, berwarna hijau keabuan, dan memiliki bibit nan bermatra besar serta nonblok dari penyakit.

Baca pula: 6 Tips Menyelamatkan Durian di Halaman Pantat Flat

Selepas itu, bibit berbarengan ditanam ke media yang telah dipersiapkan. Tanam bibit buah naga dengan baik agar batangnya tak mudah roboh.

Kemudian, siramilah pati itu dengan air sebaiknya kelembapannya bukan menyusut. Letakkan di tempat yang terbuka semata-mata tak kejangkitan sinar matahari secara langsung.

7. Perawatan tanaman

Merawat tanaman buah naga di dalam pot sebenarnya tidak plus berlainan dengan perawatan buah hantu bumi yang ditanam di tanah tanpa memakai pot.

Baca :   Download House Musik 2013

Perbedaannya merupakan pemeliharaan buah ular besar yang ditanam secara langsung ditanami di tanah tidak meliputi pemupukan, pemangkasan, penjarangan, setakat pemindahan pot.

Baca juga: Cara Menguburkan dan Merawat Tanaman Kiwi di Pot agar Cepat Berbuah

Ilustrasi buah naga.
PIXABAY/ENGIN_AKYURT
Ilustrasi biji zakar dragon.

Kerjakan pemupukan, Ia harus lebih lagi dahulu memupuki akar yang didampingi dengan penyiraman secara rutin sreg pagi dan siang hari.

Setelah dua sampai minggu pemupukan akar, maka lakukan perabukan patera yang disemprotkan plong pohon setiap minggu setakat mencapai delapan pekan.

Pemangkasan tanaman buah naga sebaiknya dilakukan puas jenazah yang sudah berumur dua hingga tiga wulan.

Sementara itu, penjarangan buah dragon dilakukan ketika bunga buah naga telah bertaruk. Lakukan dengan meletakkan buah naga yang berjarak sekitar 30 cm, agar tanaman biji kemaluan naga dapat tumbuh dan berkembang secara optimal.

Baca juga: Panduan Cara Menanam dan Merawat Lidah buaya di Kondominium

Repotting lega buah ular besar biasanya dilakukan cak bagi memicu pembungaan biji kemaluan dragon yang ditanam di dalam botol.

Sepatutnya buah ular besar tumbuh mewah, Anda dapat memberinya pupuk kandang secara rutin dan cerbak menjaga kesehatan pokok kayu agar boleh menghasilkan buah dengan cepat, optimal, dan berkualitas.

Dapatkan update
berita seleksian
dan
breaking news
setiap hari bermula Kompas.com. Mari menyatu di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link https://falak.me/kompascomupdate, kemudian join. Engkau harus install aplikasi Kawat terlebih terlampau di ponsel.

Cara Perawatan Buah Naga Agar Cepat Berbuah

Source: https://www.kompas.com/homey/read/2022/05/05/183300076/cara-menanam-buah-naga-di-pot-agar-cepat-berbuah?page=all

Check Also

Cara Tanam Bunga Kenanga

Bunga kenanga nan telah melangkaui proses penyulingan dengan patra atsiri nan dihasilkannya yakni komoditi ekspor …