Converse Original Dan Palsu

Langsung aja ya Batheki mau kasih tau cara-cara ngebedain sepatu Converse kalis & palsu/KW, tentunya dgn cara Batheki yg santay bangets dan menarik:

Intro : Banyak di antara kita belum tau segala sih sepatu Converse. Suka-suka yg nanya Converse bedanya apa sebabat All-Star, maupun lebih-lebih lagi bedanya sebanding Chuck Taylor.

Begini, Converse adalah merk sepatu yang berusul dari Amerika Konsorsium. Dagangan unggulannya tak lain dan tak bukan yakni Chuck Taylor All Star. Di Amrik sana sebutan akrabnya adalah Chucks. Itu lho sepatu item putih yg rajin dipake momongan sekolahan dan atlit basket jaman dulu. Sosok yang merecup dewasa era 1980-90an mungkin nyebut sepatu ini
warior
atau
new basket
(dagangan lokal yg desainnya secara fisik agak mirip) karena emang lebih gampang didapetin ketimbang Converse dulunya. Padahal, Chucks & Warrior jelas tikai jauh.


Converse Chuck Taylor All Star

Sekarang tau kan, kalo All Star selevel Chucks itu merupakan satu nama, barangnya sama. Jangan salah lagi ea.


















Versi Bahasa Inggris posting ini






Versi terbaru posting ini (2019)















Jangan Pangling Simak Kata sandang-artikel Lain Blog ini !!!















Harga Barangnya

Nah, ceritanya Batheki lagi pengen beli sepatu Sepatu All Star tapi belum tau harganya. Sepatu All Star (Classic) harganya kalo yang safi seputar 400 ribu buat yg low-top dan 550 mili buat yang high-top (dengan catatan belinya di toko halal Converse dan gerai alat olahraga kyk SprotS**tion, sama V****ria Shoes.




Chucks All Star Putih

Varian yang invalid kyk Missoni, Andy Warhol harganya sekeliling 750-800 ribuan. Bikin cuaca John Varvatos sampe 1 juta lebih sepasangnya. Kalo terserah cucu adam yang nawarin ataupun beli di suatu panggung tapi bedanya jauh banget, nah harus diskriminatif di situ. teliti lalu sebelum beli karena dapat aja nggak kalis jangan langsung maen beli aja tanpa cek tinggal barangnya.

Baca :   Cara Mengobati Ulat Bulu

Sedangkan untuk tipe Chucks 70s seperti kita ketahui lebih mahal bersumber Chuck biasa. Chucks 70s yang low-top dibanderol seharga 750 ribu, dan kalo yang high-top bisa dibawa pulang dengan uang 800 ribu.

varian Chucks 70s

2. Cek kardusnya.

Yang nirmala pasti pake dus nan bagus, rapi yang isinya kertas kemasan sepatunya, dan tag resminya. Kalo ada yang kurang maupun si kardusnya nggak kredibel, mungkin aja gak usah dibeli. Coba liat seksama kardusnya, jangan sampe sepatu ama gambar sepatu yang suka-suka di kardusnya beda, itu bisa aja yang paslu.






dus Converse All Star






















Converse All Star Hi-top dengan kardusnya (asli)








tag ini udah gak dipake sejak 2012

Untuk banderolnya sendiri emang udah banyak dipake di sepatu non-orisinil tapi kalo diliat lebih detil bakal terserah perbedaan berusul segi warna, tulisan, sama target kertasnya.


3. Periksa sepatunya.

Sekarang saatnya rampas Chucks dia trus liat apa aja perbedaan/kesamaannya.

A. Sepatu nan kalis itu kalo dipegang/dijatohin berat, bahannya mantap, oke dan terjamin kualitasnya. Trus awet juga. Kalo yang palsu itu lemes, gampang busuk, gampang (kalo Bahasa Sundanya mah meletek), dan nggak abadi karena bahannya nggak bagus. Emang pemakaian tiap khalayak relatif tapi Converse nan asli lebih awet karen bahannya berkualitas mancapp …

B. Trus si adegan ujung sepatunya licin kalo diusap-usap, lain kalo yang terlarang yg nggak kerasa licin malahan kasar. Sepatu nan suci itu gampang dilengkungin alias dilipet, nggak kayak nan ilegal yang kaku kalo dilipet. Lagian juga putaran karetnya keliatan kayak yang mau lepas. Batheki sendiri sangkut-paut ketipu dgn beli sepatu yang dari luar keliatan rapi tapi semacam itu dipake nggak nyaman.

Baca :   Cerpen Kisah Lembah Hijau 1 Full

C. Garis di episode karetnya nggak akan luntur/luntur di sepatu yang ceria kalo udah dipake. Di sepatu nan bukan tulus, garisnya lama kelamaan bikin luntur/ilang setelah dipake trus kena gesekan

D. All Star yang polos lambang bintangnya warna biru sepuh nan dibikinnya rapi, nggak blepotan. Entah itu lambang, karangan ama tandatangan Chuck Taylor-nya. Yang bukan All Star zakiah rata-rata nggak beres nyetaknya, tulisannya nggak sebabat kayak yang putih. Kalo logonya alias karangan ‘All Star’ di bagian tumitnya udah beda dari yang asli, udah makin jelas kalo itu nggak yg sungguhan






yg atas yg asli (ngga dipake sekali lagi sejak 2012)



NB : Suka-suka informasi terbaru tanya logo Converse, klik di sini ya

E. Liat jahitan ama warnanya. Jaitan sepatu yang masif itu lurus, segeh, dan abadi. Sepatu yang nggak nirmala biasanya dijaitnya kurang rapi dan melebar kemana-mana. Trus warnanya cepet luntur. Biar lebih jelas lagi, coba cek situsnya di converse.id liat rona segala aja yang cak semau di varian All Star. Kalo jikalau tak edisi spesial tapi warnanya nggak proporsional kyk yg di katalog, itu gak asli.

Contoh sebelum 2012, setik tumitnya item, yg kw biasanya putih


4. Kode Sepatu

Beginilah sangka-terka kode sepatu Converse yang bisa diliat dari cap di lidah sepatunya. Misal karangan, ini isi sepatu pribadi gua, untung baunya nggak menyebar hehehe!

Goresan nan banyak skor sekufu abjad di dasar kalimat Fabrique Au Vietnam itu nomor seri sepatunya. Sepatu zakiah Converse punya kombinasi angka dan huruf yang nggak sama antara yang kiri dan yang kanan. Barcode di sepatu juga bisa dicek lewat HP ataupun sebagainya biar tau lebih jelas data sepatunya. Padahal tulisan 139867C itu nomor SKU Converse nya.

Baca :   Limit Digibank Live Fresh

Awas jangan kebalik:

Yang Nirmala : nomor SKU kiri & kanan sama, nomor kilauan kiri & kanan beda

Di luar itu layak diragukan keasliannya.

Bagi Kode produksi, dapat dilihat di ujung sisi kiri bawah cap atau segel. Converse produksi Indonesia kodenya ada 4 (6X
imitasi pabrik di
Tangerang
,
6Y
buatan pabrik
Sukabumi, 6K
dari pabrik Bogor, dan
6C
berpunca pabrik di
Purwakarta
). Converse berpangkal Vietnam memiliki kode
9A,9C, 9D, 9H, ataupun
9Z. Sedangkan
7B, 7K, 7L
sama
7D
adalah kode produksi dari pabrik Converse di
Tiongkok.

Terserah juga yang keluaran India yang kodenya berawalan nilai
2.

Cek juga ukurannya siapa tau n kecupetan/longgar hehehe… sesuaikan sekelas kaki kita

NB : Terakhir kelihatannya Converse sintetis Amerika Perkongsian dibuat adalah taun 2003. Converse sekali lagi krisis hari itu dan pabriknya yang terakhir di AS harus ditutup. Nike akhirnya masukan firma sepatu itu dan sekarang produksinya udah di asing AS (contohnya Tiongkok, Indonesia, Vietnam).

.

INTINYA : kalo suka-suka kode yang berlainan, misal buatan Indonesia di tulisannya tapi kodenya bukan berawalan 6, tentu palsu.

Kira-kira segitu yang bisa jelasin di entri ini. Semua data yg dikumpulin berdasarkan asam garam Batheki bersama temen2. Tentang lokasi beli sederajat nyari2nya di Bandung, lebih solo lagi di sejumlah ki akal perkulakan macem Be-I-Pe, PeVeJe, I-Pe, Ciwok, dan Festival Citylink. Kalo suka-suka yg tau lebih boleh nambahin ya supaya pola…

Converse Original Dan Palsu

Source: http://bathekistik.blogspot.com/2014/11/cara-membedakan-sepatu-converse-all.html

Check Also

Pinjaman Bri Pns 2022

BRI perumpamaan bank BUMN terbesar se-Indonesia, turut serta membantu usaha umum. Salah satunya dengan memasrahkan …