Fungsi Pupuk Sp 36 Pada Tanaman Padi

hostinginfive.com – Fungsi Pupuk Sp 36 Pada Tanaman Padi

RintoHarahap
(2007)
Pengaturan aplikasi kawul ZA terhadap pertumbuhan dan hasil sreg tumbuhan padi sawah (Oryza sativa L.) spesies IR-64.
Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Beras sebagai hasil bersumber tanaman padi, sampai saat ini masih menjadi tumpuan korban makanan penting bagi sebagian besar penduduk Indonesia. Produksi beras Indonesia selama 4 tahun belakangan ini sekitar 30,28-31,20 ton yang dihasilkan dari areal seluas 7.748.848 ha. Produksi beras ternyata masih di bawah kebutuhan. Permasalahan nan timbul dari negara yang semenjana berkembang seperti Indonesia adalah pertambahan penduduk sebesar 2% pertahun yang tidak sebanding dengan pertambahan produksi pari. Peranan varietas berjaya bersama pupuk dan air bagi pokok kayu gabah yakni berlimpah meningkatan produktifitas pokok kayu sebesar 75% (Las, 2002). Pupuk ZA, di samping mengandung hara N (22,5 %) juga mengandung hara S (23 %). Di persil Alfisol yang umumnya miskin hara S, adanya serat ZA menjadi sangat terdepan karena di samping mengandung atom hara N juga hara S. Zarah S n domestik tanaman ialah pelecok suatu unsur makro yang banyak dibutuhkan pokok kayu karena unsur S pelecok suatu zarah utama penyusun inti sel dan unsur berfaedah intern pembentukan protein.
Penajaman ini bertujuan bagi : Mempelajari pengaruh aplikasi bermacam-macam dosis pupuk ZA terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman antah sawah (Oryza sativa L.) varietas IR 64 dan Memperoleh dosis optimum pupuk ZA pada tanaman padi sawah (Oryza sativa L.) varietas IR 64. Hipotesis yang diajukan ialah :1) Aplikasi pupuk ZA akan memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil puas tanaman pari sawah (Oryza sativa L.) varietas IR 64 dan 2) Perlakuan permohonan dosis pupuk ZA tertentu menunjukkan hasil nan lebih tinggi daripada perlakuan dosis yang lain. Penelitian ini dilaksanakan di lahan sawah irigasi di Desa Kepuharjo Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang. Lokasi penelitian berada lega ketinggian ± 550 m dpl, dengan jenis lahan Alfisol. Pelaksanaan dimulai bulan Juli hingga November 2006. Perabot-perlengkapan yang digunakan privat penekanan ini adalah sabit, cangkul, oven, timbangan, meteran. Bahan yang digunakan adalah benih padi varietas IR 64, pupuk urea, SP-36, KCL dan pupuk ZA. Menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) sederhana dan diulang 3 mana tahu. Perlakuan percobaan adalah: R1=Serat standar 115 kg Tepi langit, 54 kg P2O5, 60 kg K2O/ ha; R2 = 350 kg/ ha ZA (73 kg NH4 dan 91 kg S); R3 = 450 kg/ ha ZA (94 kg NH4 dan 117 kg S); R4 = 550 kg/ ha ZA (115 kg NH4 dan 132 kg S);R5 = 650 kg/ ha ZA (136 kg NH4 dan 169 kg S);R6 = 750 kg/ ha ZA (157 kg NH4 dan 195 kg S). Pengamatan dilakukan secara destruktif, dengan mengambil dua rumpun pohon untuk setiap koalisi perlakuan nan dilakukan saat tumbuhan berusia 30, 40, 50, 60, 70, 80 dan 90 HST. Komponen pertumbuhan yang diamati: Tinggi pokok kayu, jumlah daun per rumpun, jumlah anakan sendirisendiri rumpun, luas daun per rumpun, bobot gersang total tanaman, dan lampias merecup pertanian. Sedangkan pengamatan terhadap komponen hasil membentangi : besaran malai per rumpun, jumlah gabah sendirisendiri malai, persentase antah, bobot gabah cengkar giling dan rendemen beras. Data yang diperoleh diuji dengan menggunakan analisa ulah (Uji – F) dengan taraf nyata 5%. Lakukan memahami dosis optimum pupuk ZA digunakan kajian regresi. Dan analisa ekonomi penggunaan serabut yang diuji.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan aplikasi berbagai rupa dosis cendawan ZA memberikan pengaruh yang nyata dempang pada semua komponen pertumbuhan, dan berpengaruh nyata pada semua suku cadang hasil pada tanaman gabah sawah (Oryza sativa L.) keberagaman IR 64. Perlakuan aplikasi dosis pupuk ZA 750 kg.ha-1 menunjukkan hasil nan kian tangga jikalau dibandingkan dengan perlakuan dosis jamur standar dan dosis pupuk ZA yang lain. Perlakuan aplikasi pupuk ZA mampu meningkatkan jumlah padi pertanaman sebesar 4,58% jika dibandingkan dengan perlakuan pupuk standar. Sedangkan untuk bobot gabah gersang giling permeter persegi, mengalami peningkatan sebesar 2.14% dan peningkatan sebesar 7.04%

Baca :   Busuk Buah Pada Gambas
Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FP/2007/050702527
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 630 Agriculture and related technologies
Divisions: Fakultas Pertanian > Agroekoteknologi
Depositing User: Unnamed user with email
[email protected]
Date Deposited: 19 Sep 2007 00:00
Last Modified: 21 Oct 2021 04:00
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/127569

Actions (login required)

View Item

Fungsi Pupuk Sp 36 Pada Tanaman Padi

Source: http://repository.ub.ac.id/127569/

Check Also

Yongki Komaladi Asli Dan Palsu

Yongki Komaladi Asli Dan Palsu Simple dan buat kita sempat takdirnya komoditas ini tuh Cosrx …