Kasus Sandal Jepit Dan Buah Kakao Ketidakadilan Bagi Masyarakat Kecil

Kasus Sandal Jepit Dan Buah Kakao Ketidakadilan Bagi Masyarakat Kecil

https://www.kaskus.co.id/thread/52331329f7ca17c86900000b/kasus-sandal-jepit-dan-buah-kakao-durjana-bagi-masyarakat-kecil

Kasus Sandal Jepit dan Buah Kakao Kelaliman bagi Masyarakat Kecil

Kasus Sandal Jepit dan Buah Kakao Ketidakadilan bagi Masyarakat Kecil

Kasus Sandal Jepit dan Buah Kakao Ketidakadilan bagi Masyarakat Kecil


SEKEDAR INFO

Kasus Sandal Jepit dan Buah Kakao Ketidakadilan bagi Masyarakat Kecil

Terserah sesuatu hal nan menjajarkan yang terjadi di Negara ini dalam sidang kasus ‘Teklek Jepit’’ dengan terdakwa siswa SMK di pengadilan Negeri Pengetuk. Sungguh ironi, ketika seorang anak diancam hukuman lima hari sel akibat mencuri sandal klem milik Briptu Ahmad Rusdi Harahap dan Briptu Simson Sipayung,anggota Brimob Polda Sulteng pada Mei 2011 lalu.sehingga terjadi gerakan penimbunan 1.000 sandal jepit di beragam kota di Indonesia. Apalagi media asing seperti singapura dan Washington Post dari Amerika Serikat menyoroti gapyak klem perumpamaan symbol baru durjana di Indonesia dengan majemuk judul berita seperti mana ‘’Indonesians Protest With Flip-Flops’’,’’Indonesians have new symbol for injustice: sandals’’, ‘’Indonesians dump flip-flops at police station in symbol of frustration oper uneven justice’’,serta ‘’ Indonesia fight injustice with sandals’’.

Apa sepatutnya ada yang sedang terjadi ketika kita menyimak peristiwa ini? Terserah yang menyebut bak dicederainya rasa keadilan bagi masyarakat kecil. Puas kasus Sandal kempa ini,di suatu sisi,dua orang aparat yang sebenarnya mampu membeli sekali lagi sandal klem mentah,merasa pantas untuk menegakkan keadilan dengan mengintrogasi bocah perampas teklek jepit. Dan bocah tersebut mengakui perbuatannya. Karena menggangap sang pelaku masih di asal umur dan Berpegang plong Undang-undang Perlindungan Anak Nomor 23 Periode 2002 yang diberlakukan di kawasan hukum NKRI,maka kasus ini seharusnya dikerjakan melalui proses pembinaan tak jalur hukum. Sehingga pihak kepolisian memanggil orang tua sang pekerja pencuri gapyak kempa tersebut dengan maksud,hendaknya anak itu enggak mengulangi lagi perbuatannya.dan Peristiwa ini dianggap selesai dengan aksi orangtua menegur anaknya buat tidak mengulangi perbuatannya di depan sang pemilik terompah jepit.

Namun di arah lain menurut varian ayah bunda merasa lain bisa mengakui pengaduan sang buah lever yaitu sang bocah perompak sandal kempa menanggung dianiaya,si ibu bapak merasa dicendarainya rasa kesamarataan bakal mahajana kecil,ditandai dengan penyiksaan atas anaknya hanya karena maling sandal klem.sehingga aksi orangtua melaporkan aparat digambarkan sebagai berusaha kumat menegakkan keseimbangan yang alhasil kasus tersebut diproses secara hukum. Sehingga 11 juli suntuk kasus ini dibawa ke penuntut umum dan mulai disidang,tapi tidak dilakukan arestasi pada pelaku atas tanda jadi orangtuannya.

Baca :   Cara Menyembuhkan Luka Tomcat

Kasus boncel nan menjalari orang mungil nan masih panas kuku internal ingatan yakni kasus yang menimpa nenek minah berusia 55 masa yang terjadi pertengahan agustus 2009. Nenek Minah penghuni desa Darmakraden, Kecamatan Ajibarang,Kabupaten Banyumas,Jawa Tengah harus dihadapkan ke Pengadilan Area Purrwokerto,Kabupaten Banyumas,dengan tuduhan mencolong biji pelir kakao (coklat)hak perkebunan PT Rumpun Sari Antan 4. Nini minah mengaku telah memetik tiga buah kakao bermula perladangan tersebut. Maksudnya lakukan bibit di kebunnya yang boncel dan memang ditanami kakao. Tapi perbuatannya dipergoki mandor perkebunan. Sira harap maaf sewaktu mengimbangi ketiga kakao itu kepada si mandor. Tapi rupanya tiada maaf bagi nenek minah,karena sang mandor melapor ke atasan dan diteruskan ke penjaga keamanan. Di proses,lantas ke Kejaksaan,dan berpisah di Pengadilan Negeri Purwokerto. Nenek Minah dijatuhi azab percobaan 1 wulan 15 perian. Dia memang bukan perlu dipenjara,tapi jangan sampai melakukan tindak perdata. Dan sebelumnnya sekali lagi beliau sudah menjalani pesakitan rumah sekjak 13 Oktober sampai 1 November 2009.

Privat kasus sandal kempa ini,dua pendapat yang inkompatibel yaitu berusul pihak aparat penegak hukum yaitu pemilik kelompen apit dan juga pendapat orangtua dari pencuri gamparan apit. Seandainya kita lihat dari kacamata aparat hukum memang tindakan aparat hukum bukan membawa kasus ini lewat jalur hukum sudah lalu etis karena mengangap masih dibawah usia dan masih berstatus anak. Hanya tetapi yang mesti disalahkan tindakan para aparat penegak hukum kita internal mengintrogasi para pelaku.haruskah dengan cara binatang?. Demi menegakkan keadilan dan merasa dicendarainya rasa keadilan lakukan masyarakat boncel,ditandai dengan penganiayaan atas anaknya semata-mata karena mencuri sandal klem. Tindakan basyar tua lontok sang anak asuh penjahat kelom kempa membawa kasus ini ke kolek hukum tidak lah salah tapi individu tua lagi jangan memeka begitu saja nasib si momongan sehingga momongan dapat diseret ke pengadilan dan diancam hukuman lima masa terungku.
13260084391348364968

Baca :   Cara Membuat Kue Thok Buah

Kasus Sandal Jepit dan Buah Kakao Ketidakadilan bagi Masyarakat Kecil

sumber gambar :GOOGLE
Berusul kedua kasus diatas,kasus yang menimpa bocah pencuri gapyak jepit dan nenek penyambar buah kakao jelas Tidak ada kesamarataan disitu. Karena ikab yang adil enggak sekedar berdasarkan pasal sekian pasal sekian,tapi ada pertimbangan enggak,ada hati nurani dan peri manusiawi. Jika melihat terbit jihat pasal-pasal nan termasuk dalam KUHP,si bocah dan nenek minah memang bisa dikatakan bersalah. Karena anda maling. Cuma dari arah lain,apakah itu dapat disebut hukum berkeadilan? Hanya mencuri tiga buah kakao yang dilakukan seorang anak dibawah umur dan perempuan sepuh,harus dihukum,sedangkan para koruptor yang merakus komisi Negara Negara/rakyat sampai milyaran rupiah bebas karena katanya ‘’tidak cak semau bukti’’?

sebenarnya ada apa dengan dunia hukum kita?. Boleh jadi pun orangnya sama di pangkuan syariat,Itu bermartabat seratus persen. Namun kenyataannya dinegara kita ini farik. Tidak semua individu sama di depan hukum.di Negara ini jika sosok besar dituduh berbuat kesalahan apalagi yang dituduh mempunyai yuridiksi meskipun jelas cak semau bukti bersalah,tak bertepatan menerima hukuman. Proses pengadilannya boleh diulur-ulur ataupun ditunda-tunda,bahkan dapat sampai ‘’hilang’’ di paruh urut-urutan. Farik dengan makhluk kecil yang dituduh berbuat kesalahan,’’cepat’’ dijatuhi hukuman,padahal banyak kejadian,kemudian terbukti ia bukan bersalah. Tapi dia sempat menjalani hukuman sebatas bertahun-hari. Tak terserah silih rugi apapun dari pemerintah. Jadi syariat yang bagaimana yang harus ditegakkan di Negara ini? Yang Sering kali para pemimpin bangsa ini menyuarakannya di media-wahana. Apakah belaka syariat nan berdasar pasal demi pasal? Atau hukum nan berkeadilan,berhati nurani,dan lain syariat yang buta?.

kalo agan/sista berkenan lemparin ane pake
emoticon-Blue Guy Cendol (L)

Sendang Berita : http://hukum.kompasiana.com/2012/01/…il-425813.html

pemerintah emang ndak objektif

serahkan pada nan kuasa

Quote:

iya gan tapi harus kah kita diam saja melihat saudara kita di perlakukan seperti ini ?

Quote:

Ini Tega banget gan
emoticon-Matabelo

ga adil banget gan, sepertinya hukum itu bisa di beli dengan persen
emoticon-Hammer2

Quote:

iya gan/sist

Ane ga tega gan liat mereka! Jadi korban kelaliman gini.

Quote:

iya,yang katanya negara kita ini negara hukum,
KATANYA SIH

tapi…
emoticon-Belomatabelo

tega bener sendal jepit aja d ambil

Quote:

Bergerak gan

Quote:

ya kelihatannya mereka kian membutuhkan walau pun itu sekedar
SENDAL Kempa
Gan

betul ente gan
emoticon-I Love Indonesia (S)

Quote:

Namanya pun rakyat biasa ya mau gmn kembali gan..
emoticon-Hammer

Quote:

tidak sudi saya gan mematamatai saudara-tembuni di perlakukan sejenis itu

emoticon-Matabelo
emoticon-Matabelo

Kasus Sandal Jepit Dan Buah Kakao Ketidakadilan Bagi Masyarakat Kecil

Source: https://www.kaskus.co.id/thread/52331329f7ca17c86900000b/kasus-sandal-jepit-dan-buah-kakao-ketidakadilan-bagi-masyarakat-kecil/

Check Also

Yongki Komaladi Asli Dan Palsu

Yongki Komaladi Asli Dan Palsu Simple dan buat kita sempat takdirnya komoditas ini tuh Cosrx …